Dampak yang Timbulkan Vaksin DPT

Imunisasi merupakan salah satu cara terbaik dan juga efektif untuk mencegah berbagai macam penyakit selain menjaga asupan makanan yang bernutrisi dan juga sanitasi yang baik untuk si kecil. Namun yang namanya suntikan pada imunisasi pastilah tidak bisa dihindarkan dan rasanya siapapun pasti setuju jika disuntik itu akan menimbulkan rasa sakit.Salah satu jenis vaksin yang diberikan pada Imunisasi bayi adalah vaksin DPT. Vaksin DPT ini diberikan dengan tujuan untuk menghindarkan si kecil dari penyakit tetanus, difteri dan juga pertusis (batuk rejan). DT artinya dapat melindungi si kecil dari penyakit diftteri dan tetanus, sedangkan TT artinya dapat melindungi tubuh si kecil dari bahaya penyakit tetanus. Pemberian imunisai DPT dilakukan dengan menggunakan metode injeksi itramuskular. Tidak hanya sekedar memberikan rasa sakit saja, vaksinasi DPT juga akan memberikan efek samping lainya. Biasanya, pasca vaksin DPT, akan timbul berbagai macam efek samping lainnya, seperti :

1. Membuat si kecil menjadi sangat rewel

Setelah pemberian beberapa jenis vaksis DPT pada Imunisasi, biasanya akan membuat si kecil menadi sangat rewel. Kerewelan si kecil tersebut merupakan salah satu efek samping yang masih sangat biasa teradi.Penyebab kerewelan tersebut karena si kecil merasa sangat tidak nyaman pada tubuhnya, sehingga membuat si kecil terus-terusan ingin menangis. Ketika hal ini terjadi, maka Anda diharuskan memberikan perhatian yang lebih kepada si kecil dengan cara menggendongnya atau menemaninya untuk bermain. Usahakanlah si kecil agar tidak menangis terlalu kencang karena menangis terlalu kencang akan mengakibatkan meningkatnya risiko kejang dan juga gangguan syaraf.

2. Mengalami demam

Demam merupakan salah satu efek samping yang biasa terjadi ketika si kecil di vaksinasi DPT. Demam akan membuat si kecil menadi sangat tidak nyaman dan menjadi sangat sulit untuk diasuh. Tetapi perlu diketahui pula bahwa demam ini merupakan salah satu efek yang tidak selalu muncul. Namun jika demam si kecil membuat suhu tubuhnya meningkat lebih dari empat puluh derajat Celcius, Anda harus berjaga-jaga. Sebab, kemungkinan si kecil terkena kejang karena panas yang tinggi sangatlah terbuka. Untuk mencegah hal tersebut agar tidak terjadi, Anda bisa memberikan si kecil paracetamol sebagai obat untuk menurunkan panasnya dan mengurangi rasa sakit.