Alzheimer, Apakah Itu?

Alzheimer – Semakin maju perkembangan zaman, semakin banyak pula pengetahuan tentang perkembangan mengenai penyakit. Penyakit-penyakit kini dengan mudah diketahui, tapi tidak semua. Masyarakat kini dibingungkan dengan penyakit Alzheimer yang banyak melanda para lansia. Alzheimer merupakan kelainan yang ditandai dengan menurunnya daya ingat kemampuan berfikir dan berbicara. Serta, perubahan perilaku pada penderita akibat gangguan di dalam otak yang sifatnya progresif atau perlahan-lahan. Penyebab terjadinya Alzheimer masih belum bisa dipastikan. Tapi ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko terkena Alzheimer, yaitu; gaya hidup yang tidak sehat, berjenis kelamin wanita, usia yang diatas 65 tahun, riwayat dari keluarga, riwayat penyakit jantung dan luka berat dikepala, serta beberapa faktor lainnya.

Penyembuhan :

Alzheimer belum bisa disembuhkan, hanya sebatas meredakan gejala. Ada beberapa obat yang bisa digunakan seperti; Rivastogmine, Galantamine, Donepezil, dan Memantine. Obat-obat tersebut meredakan gejala dengan meningkatkan zat tertentu dalam otak.

Gejala :

Gejala Alzheimer dibagi menjadi tiga tahap.

1) Tahap Awal

Di tahap ini, gejala masih sulit untuk ditemukan. Tapi masih bisa dilihat dari beberapa ciri berikut :

Lupa dengan nama benda/tempat, kejadian-kejadian yang belum la di alami, lupa pembicaraan, kerap tersesat, sulit dalam menulis, terlihat kurang berenergi, lebih banyak tidur daripada melakukan aktivitas, sulit mengambil keputusan, mudah berburuk sangka dan lain sebagainya.

2). Tahap Pertengahan

Ciri pada tahap ini meningkat dari tahap awal, biasanya memerlukan bantuan dari keluarga untuk aktivitas sehari-hari, seperti misalnya sulit mengingat nama anggota keluarga, gelisah, implusif, reperetif/obsesif, mengalami halusinansi dan delusi.

3). Tahap Akhir

Di tahap ini, penderita benar-benar membutuhkan pengawasan dan bantuan secara total. Gejalanya bisa berupa daya ingat yang menurun parah, menderita penyakit infeksi, buang air kecil dan besar tanpa disadari dan tidak mampu makan sendiri.

Pencegahan :

Untuk pencegahan mengalamai Alzheimer, lakukan hal-hal yang menstimulasi gerak tubuh dan pikiran anda (bisa dengan membaca, mendengarkan musik, menulis atau belajar bahasa asing). Jika dalam keluarga anda memiliki riwayat penyakit jantung, alangkah baiknya hindari makanan yang memicu kolestrol, berthenti merokok dan berolahraga secara teratur.