Mengulas Tentang Berbagai Penyebab dari Puting Mengeras

Banyak wanita yang sering mengalami puting mengeras. Hal tersebut terjadi karena saraf yang berada di puting bisa bereaksi pada rangsangan. Entah secara fisik atau pun psikologis. Beberapa penyebab yang menyebabkan puting menjadi mengeras seperti pikiran yang lebih menggairahkan, suhu dan berubah atau kain di pakaian menggesek area puting. Entah pria atau pun wanita mempunyai payudara, di dalam payudara tersebut terdapat kelenjar susu. Tetapi, hanya kelenjar susu wanita yang dapat memproduksi susu untuk makanan bayi.

Ukuran payudara yang dimiliki oleh setiap wanita beda. Biasanya ukuran kiri dan kanan saja berbeda. begitu pun dengan ukuran sensitivitas puting. Salah satu puting mungkin bisa berukuran besar dibanding dengan yang satunya. Sebagian orang dapat memiliki puting yang lebih sensitif. Kadang, kaum wanita memiliki masalah payudara apalagi di puting. Puting merupakan area tengah aeola yang mempunyai lubang tengah dan mengeluarkan susu. Puting memiliki kandungan serat otot, ketika berkontraksi, puting bisa mengeras.

Ada beberapa penyebab puting mengeras, seperti:

  • Kehamilan. Ketika hamil akan terjadi perubahan di bagian payudara. Hormon yang semakin naik bisa menyebabkan puting mengeras. Bukan hanya puting mengeras, namun saat hamil Anda mungkin juga mengalami payudara menjadi lebih besar dan areola menjadi gelap,
  • Masa subur. Masa subur setiap wanita berbeda. lonjakan dari kadar estrogen ketika ovulasi akan menyebabkan puting menjadi mengeras. Beberapa yang menandakannya adalah perubahan kekentalan cairan serviks dan muncul bercak di celana dalam,
  • Rangsangan seksual. Puting dapat mengeras dikarenakan rangsangan seksual dari pasangan,
  • Perubahan suhu. Saat udara menjadi dingin, puting sering mengeras. Hal ini terjadi disebabkan oleh saraf puting lebih terangsang. Kondisi ini hampir mirip ketika merinding karena udara dingin.

Puting yang mengeras adalah hal normal yang terjadi di tiap wanita, dengan catatan disebabkan oleh beberapa penyebab di atas. Tetapi Anda harus berhati-hati jika perubahan payudara seperti di daerah puting. Beberapa tanda yang berbahaya di puting ini seperti puting yang berdarah, puting yang bernanah karena bisa memberikan tanda adanya infeksi payudara hingga puting menjadi menebal serta mengeluarkan cairan yang berwarna kehijauan.