Gejala-Gejala Penyakit Disentri

Disentri merupakan penyakit yang menyerang sistem pencernaan manusia. Penykit disentri ini sering disebut penyakit diare akut karena gejalanya memang mirip dengan diare. Hanya saja feces yang dikeluarkan oleh penderita diisentri disertai dengan lendir dan darah. Lendir dan darah yang bercampur dengan feces berasal dari dinding usus yang mengalami peradangan. Sedikit berbeda dengan diare biasa, feces pada penderita disentri berwarna hijau. Penyakit disentri terbagi menjadi dua macam, yaitu disentri bakteri dan disentri amuba. Dari kedua istilah-nya saja, kita pastinya tahu penyebab dari masing-masing jenis penyakit disentri berbeda. Disentri basiler jelas disebabkan oleh bakteri jenis Shigella yang menginfeksi saluran cerna. Sedang disentri amuba penyebabnya adalah amuba yang menyerang sistem saluran cerna.

Penyakit disentri ini dapat menyerang siapa saja. namun seringnya penyakit ini menyerang anak-anak terutama anak-anak di bawah umur karena mereka masih belum paham akan pentingnya kebersihan khususnya kebersihan makanan atau minuman. Penderita yang positif terinfeksi bakteri basil atau amuba penyebab disentri akan mengalami gejala-gejala seperti perut terasa mulas,  perut kembung, diare akut (lebih dari 20 kali dalam waktu sehari), tubuh sedikit demam, dan tubuh mengalami dehidrasi. Nah, agar tak terjangkit disentri, penting rasanya bagi kita semua untuk menjaga kebersihan terutama tangan serta selektif dalam memilih atau membeli makanan atau minuman. Karena jika anda memilih makanan sembarang yang sering ada di pinggir jalan maka anda harus selektif dalam memilih makanannya karena belum tentu makan tersebut terjadi dengan bersih dan sehat. Dan juga jangan lupa selalu siapkan sabun antiseptik Lifebuoy dan cucilah kedua tangan dengan Lifebuoy sebelum makan.